Menggadaikan barang memang bisa menjadi solusi cepat saat membutuhkan dana. Namun, di balik kemudahan tersebut, risiko penipuan tetap ada—terutama jika memilih pergadaian swasta tanpa kehati-hatian. Agar Anda tetap aman dan tenang, ada beberapa langkah penting yang perlu diperhatikan sebelum mengajukan gadai.
Langkah pertama yang wajib dilakukan adalah memastikan pergadaian tersebut terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Anda bisa mengeceknya melalui Direktori Perusahaan Pergadaian OJK. Pergadaian yang legal berarti diawasi dan wajib mengikuti aturan yang berlaku.
Jangan ragu untuk meminta bukti legalitas seperti izin usaha dan nomor registrasi OJK. Pergadaian yang terpercaya tidak akan keberatan menunjukkan dokumen ini kepada calon nasabah.
Hindari transaksi gadai tanpa kontrak tertulis. Pastikan perjanjian mencantumkan secara detail:
Nilai pinjaman
Bunga atau biaya jasa
Jangka waktu gadai
Ketentuan pelunasan dan perpanjangan
Prosedur lelang jika terjadi gagal bayar
Kontrak yang jelas melindungi hak Anda sebagai nasabah.
Salah satu modus penipuan yang sering terjadi adalah barang jaminan diterima oleh calo sebelum ada persetujuan resmi dan pencairan dana. Pastikan Anda menyerahkan barang langsung ke kantor resmi pergadaian, bukan ke perantara.
Selalu simpan:
Fotokopi KTP
Bukti serah terima barang
Salinan kontrak gadai
Dokumen ini sangat penting jika suatu saat terjadi sengketa atau masalah di kemudian hari.
Sebelum memutuskan, sebaiknya bandingkan dua atau lebih pergadaian swasta di Medan. Tanyakan secara terbuka mengenai biaya, risiko, dan sistem lelang. Pilih pergadaian yang transparan, komunikatif, dan masuk akal dari segi biaya.
Keamanan dalam gadai bukan hanya soal cepat cair, tetapi juga soal kejelasan dan kepercayaan. Dengan mengecek legalitas, memahami kontrak, dan tidak terburu-buru, Anda bisa terhindar dari penipuan dan memilih pergadaian yang benar-benar aman.
Bijak sebelum menggadaikan—tenang setelah dana di tangan.